Renungan Embun


Siluet kehidupan begitu cepat mengalir di depan mataku..
Berlalu lalang, berharmoni dengan ruang dan waktu..
Sekejap aku merasa begitu kecil, terasing dan hina..

hhhh..tuhan.
Mengapa aku disini?
Mengapa aku ada?
Mengapa aku bernafas?
mengapa aku bisa melihat?
mengapa aku bisa tertawa?
mengapa aku bisa mencinta?
mengapa aku harus cemburu?
mengapa kadang aku menangis?

tuhannn..
Jika semua ini kehendak-Mu..
Jika Engkau telah menasbihkan takdirku..
Kukembalikan asaku, untuk keserahkan semuanya pada-Mu..
Sesungguhnya aku,
hanyalah makhluk ciptaanmu yang tak berdaya…

2 responses to “Renungan Embun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s