Telokku Pecah

12 Juni 2013

Jarum jam di arlojiku sudah menunjuk angka 9 tepat malam hari. Aku masih membolak-balik halaman virtual di laptop usang ini. Beberapa kali kubuka halaman depan blog yang baru saja aku update tampilannya. Aku masih saja gelisah, bingung apa yang harus aku lakukan. Padahal besok adalah hari pertama jadwal Ujian Akhir Semester di Kampus. Tapi, entah mengapa aku masih saja tak beranjak untuk membuka buku dan mulai belajar.

Aku masih memandangi tampilan blog itu dengan khusuk. Sejenak aku teringat sesuatu. Oh ya! Kemarin aku berencana untuk bergabung dengan komunitas blogger kota Palembang. Tapi aku harus ikut pecah telok dulu. Teringat akan hal itu, aku bergegas membuka sebuah tab baru dan masuk ke mailing list blogger wong-kito. Beberapa persyaratan yang ditentukan telah terpenuhi. tinggal Pecah telok.

Baik. Dari pada bingung dan gelisah mikirin UAS besok, mending aku mulai pecah telok saja pikirku. UAS urusan besok. Tanpa pikir panjang, jemariku mulai bergerak lincah menekan satu demi satu tombol keyboard, menarasikan imajinasi kata-kata yang muncul di sela ubun-ubun. Sebenarnya aku belum terlalu paham benar apa itu pecah telok. Seperti yang kubaca di Mail-list tersebut, Pecah Telok adalah syarat dimana aku harus membuat sebuah thret yang menceritakan informasi pribadi secara detil dan mengapa aku ingin bergabung dengan komunitas tersebut. Tulisan tersebut harus dibuat semenarik mungkin dengan gaya tersendiri.

Dan inilah hasil tulisan pecah telok saya malam ini
Contoh Spoiler :

Weee..Dag dig dug mau nulis apa. Pecah telok?. Awalnyoa aku pikir ini sejenis perkenalan biasa, eh ternyata ada syarat-syarat yang minimal yang lumayan menantang dan bikin gemeter cak nonton bola Indonesia lawan Malaysia. Ok dengan mengucap Bismillah, aku mau mecah telok dulu. ibuk, ubak, kakak dan adikku tolong doanya, semoga aku selamat, sehat wal afiat dan tetap utuh setelah mecah telok ini.*Assalamualaikum,

Halo abang-abang, mbak-mbak, kawan-kawan, semuanya yang ganteng dan cantik. Perkenalkan nama saya Reza Aidil Fitriansyah. Saya mahasiswa fakultas hukum Universitas Sriwijaya. Lahir 21 tahun silam tepatnya tanggal 9-april 1992. Saya terlahir sebagai anak ke-3 dari 4 bersaudara di sebuah desa nan Indah yang jauh di pedalaman bukit barisan. Seperti kebanyakan anak ‘tengah’ lainnya, saya terbentuk sebagai seroang pribadi yang agak pendiam, sedikit pemalu dan sering mengalah J. Namun juga mungkin karena kondisi geografis tempat saya terlahir (pegunungan bukit barisan) menjadikan saya seorang yang ambisius.

saya bukan seorang yang humoris, tapi saya sangat suka dengan orang yang humoris, sebab itu mungkin tulisan saya tidak akan terlihat humoris, jadi teman-teman yang humoris tolong jangan tertawa dengan tulisan saya, karena tulisan saya memang tidak bisa bikin tertawa, hahahaha.

Saya biasa di panggil reza, atau aidil atau ejak dan panggilan-panggilan lain yang agak menyesakkan ex: ganteng, cakep yang sebenarnya ini fitnah. Saat ini saya tinggal di sebuah kosan di rawa jaya, tepatnya di belakang IAIN, atau di samping warung makan Bi’ cah (sampai saat ini saya belum tau alamat lengkap kosan saya). Tapi alamat lengkap rumah kelahiran saya di Jl. Masjid Jami’ No. 40 Pulau Beringin OKU Selatan. Saya memulai pendidikan saya di SDN 1 Pulau beringin, Setelah tamat saya melanjutkan pendidikan di SMPN 8 Palembang, dan kemudian menamatkan jenjang pendidikan 12 tahun saya di SMAN8 Palembang hingga duduk di bangku kuliah di FH Unsri Indralaya saat ini.

Saya mulai membuat blog 5 tahun silam, tapi itu hanya berlangsung sebentar saja, setelah itu saya tidak pernah menekuninya lagi. Namun beberapa bulan kemarin, saya mulai kembali tertarik membuat blog lagi. Dan sejak saat itu, kembali belajar bagaimana membuat sebuah blog yang baik. tapi jujur saja saya masih bisa dibilang newbie karena baru beberapa bulan dan belum tahu banyak membuat blog yang bagus. Oleh karena itu saya memutuskan untuk mencari komunitas blogger yang bisa menjadi wadah untuk mencari teman sharing segala hal tentang blog. Dan saya menemukan komunitas wong-kito. Mudah-mudahan saya bisa diterima. Amin.

Mengenai pengalaman organisasi, saat ini saya sedang menjabat sebagai anggota Lembaga Pers Mahasiswa Media Sriwijaya FH UNSRI dan juga aktif di Asian Law Student Association. Saya merupakan tim debat FH UNSRI dalam ajang debat konstitusi nasional MK di Jakarta tahun 2013 ini yang baru saja berlalu.

Saya benar-benar berharap teman-teman dari blogger wong kito bisa menerima dan membimbing saya ke jalan yang lurus tentang segala hal dalam dunia blogging serta me-reply pecah telok saya😀.

Untuk pelengkap saya lampirkan alamat blog saya, blog saya bisa di akses melalui link ini https://rezaaidilf.wordpress.com. Beberapa alamat contact saya No. Hp 085377956846, YM: reza_aidil01, Fb/email: rezaaidilf@gmail.com.

Sekian perkenalan singkat dari saya, mohon maaf jika banyak kesalahan.

regards

Reza Aidil Fitriansyah

Selesai. Tanpa berlama-lama, segera aku kirimkan tulisan ini menjadi sebuah thret pecat telok. Mudah-mudahan lancar pikirku. Beberapa menit kemudian, thret-ku belum juga ditampilkan oleh admin. Sudah jam 9 lewat. Duh, mungkin salah timing nih. Aku mencoba bersabar. Dan benar saja, tak lama kemudian postinganku tadi sudah diterbitkan oleh admin mail-list itu. Beberapa orang mulai memberikan reply. aku sedikit gugup. Aku harus apa, aku masih bingung. Humas komunitas yang menangani bidang ini mencoba memberi petunjuk padaku agar bisa berinteraksi dengan anggota lain. Aku harus menjawab setiap reply yang diberikan, tapi itu hanya dibatasi 10 kali untukku memberikan jawaban seluruh reply. Artinya aku harus benar-benar memanfaatkan kuota 10 reply agar bisa menarik perhatian seluruh anggota mail-list. Namun sayangnya, aku masih belum begitu paham, beberapa reply langsung aku balas secara personal. Cukup boros, padahal jatah reply-ku hanya 10 kali.

Diskusi mulai berjalan, beberapa anggota memberikan pandangan yang berbeda-beda terhadap postinganku. Mereka memberikan jawaban dengan gaya masing-masing. Ada yang serius, ada yang Ga-Je (Ga Jelas), ada yang asal reply. Haha. Tapi aku tidak memikirkan itu, yang terpenting aku mendapatkan banyak reply.

Dan Reply atas thret-ku pun menembus angka 75. waw. Tapi isi reply itu hampir semuanya tidak jelas. Akibatnya aku didaulat untuk mengulang kembali thret pecah telok yang berbeda. arghhhhh. Padahal ini bukan salahku, pikirku dalam hati. Mereka yang memulai diskusi dengan bahasan yang tidak jelas di postinganku. Padahal juga aku udah bela-belain untuk bikin pecah telok ini di malam aku harusnya belajar UAS. Ini tidak adil. Hmm, selintas aku ingat persyaratan yang diberikan dari awal: tahan atas segala ocehan waktu pecah telok!. Huhhhh. Okelah. Ini permainannya. Haha.

Malam telah sangat larut, perlahan kututup laptop hitam usang tapi mahal ini (dulu waktu aku beli masih sangat mahal coy..). Mataku semakin lama semakin terasa berat. Udara dingin yang menggelayuti semakin membenamkanku. aku pulas, tertidur. Entah apa yang akan terjadi pada UAS esok Pagi. (bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s